0

Rumah Boneka dari Kotak Pizza Hut

Di ulang tahunnya ke-8 nanti Sonia minta hadiah salah satunya rumah boneka. Untuk memainkan boneka Pinky Pie dan Sizuka-nya.

Saya nego, bagaimana kalau kita bikin sendiri saja dari kardus. Dia setuju. Rencananya proyek akan dilakukan menjelang hari ulang tahunnya atau awal Juni.

Kemaren kami membeli pizza. Mata langsung berbinar melihat kotaknya yang keren. Hanya mereka yang berjiwa pengoprek barang bekas yang mampu memahami sebinar apa mata kami πŸ˜‚

Lalu ide memanfaatkannya untuk bikin rumah boneka tercetus. Sonia gak sabar langsung gercep. Dia langsung mengeksekusinya dengan cepat. Tapi hasilnya kurang yes. Untuk menghargai karyanya saya bilang,”Dek, kamu selesaikan bikinnya. Nanti mama perbaiki sesuai dengan yg kamu buat ya..mama cuma merapikannya. Trus, posisinya juga akan mama ubah dikit biar ruangannya cukup.”

Sonia setuju dan gembira melanjutkan karyanya.

Karya awal Sonia

Setelah dia selesai, lalu saya buat ulang. Hanya tempat tidur, bath tub dan toilet yang tidak saya buat ulang. Dapur yang semula di kanan saya geser ke kiri ditukar dengan posisi kamar mandi. Dinding yang memisahkan ruang tamu juga saya hilangkan.

Begini jadinya
Ruang tamu dan ruang tv. Ada rak tv, rak buku dan rak sepatu di dinding.
Sebelah kiri ruang tidur. Sebelah kanan ruang tamu dan ruang tv. Bantal-bantal dan selimut buatan Sonia dr kain flanel. Ada tempat sampah di deket kursi tamu.
Sebelah kiri dapur lengkap dengan kitchen set. Dan meja kursi makan. Sebelah kanannya ada mesin cuci dan kulkas. Paling kanan kamar mandi dengan bathtub 😁
Sebelah kiri kamar mandi dengan bathtub dan berjendela dan toilet duduk keduanya buatan Sonia. Sebelah kanannya tempat tidur dan lemari baju dan aksesoris.

Semalam ples keesokan harinya kami membuat proyek ini. Malam kemudian Sonia langsung mengajak mamanya bermain. Keseruan kami bermain bisa dilihat di channel YouTube Sonia disini: https://youtube.com/channel/UCpndnXHxrjx-EGt2MvmG4zQ

Sonia bahagia sekali dengan rumah bonekanya. Alhamdulillah…

~Mama

0

Puasa Pertama Ramadhan 2021

Alhamdulillah, Sonia sukses puasanya hari ini. Dari sahur enggak tidur. Butuh diingatkan mamanya agar tidur. Jam 10 harus tidur. Tapi aku bangunin jam 12 ya, Ma! Masih nego. Jam 12 ga ada yang bangunin dia bangun sendiri πŸ˜€

Saya tanya, mau buka apa lanjut? Lanjut. Jam 3 saya tanya lagi, gimana? Kamu nggak lemes ya, Dek?

Enggak. Maksudnya badannya lemes gitukan? Enggak i. Tapi perutku yg lemes.

Saya puji dia. Karena dia nampak gak ada lemes-lemesnya. Itu karena kamu puasa karena Allah dek..bukan puasa karena ikut-ikutan nggak makannya. Kalau kamu niatnya cuma ikutan nggak makan, kamu pasti lemes, laper nggak tertahankan. Kamu hebat deh dek…

Disamping itu dia sangat bersemangat hari ini karena dia sudah menanti jauh hari tgl ini. Pengen ngasih hadiah buatannya untuk ulang tahun Mamanya πŸ˜„ Terimakasih Sonia sayang…. Muah!

Akhirnya pol juga dia sampai bedug magrib. Alhamdulillah… Selamat ya anakku yang sholehah.

0

Ramadhan 2021

Ini puasa hari ke-8 dan Sonia baru mulai ikut sahur. Karena pulang dari rumah Eyang dia sakit batuk pilek. Sekarang pun suaranya masih bindeng karena ingus yang nggak keluar.

Semoga puasanya lancar ya, Nak… Aamiin.

Mama masak soto ayam kampung. Ayamnya dari Embah ☺️
0

Bersenang-senang dengan Flanel

Awal tahun ini Sonia mengawalinya dengan proyek membuat sesuatu dengan flanel. Sebelumnya Sonia sudah pernah sih bikin sesuatu dengan kain flanel, tapi masih tahapan belajar menjahit. Kali ini bertambah mengisi dengan dakron.

Setelah melihat-lihat hasil karya orang lain di google, Sonia memutuskan membuat kucing. Saya tugaskan dia menggambar polanya, saya yang membantu menggunting kertas dan menggunting flanelnya.

Setelah itu Sonia menjahitnya sendiri. Juga memasukkan sendiri dakronnya. Saya hanya membantunya apabila dia merasa kesulitan.

Dan inilah hasil karya kucing flanel Sonia ❀️

Usai bikin kucing, Sonia menghabiskan seharian membuat sesuatu untuk mamanya. Dia buat sendiri kotak berbentuk kelinci tempat menaruh hadiah kejutan buat mama 😍

Isinya kartu ucapan yang bikin mamanya terharu… Terimakasih kasih, Sonia ❀️❀️

Setelah itu saya bertanya, kamu mau bikin apa lagi? Lalu dia memutuskan membuat namanya.

Kali ini saya bikinkan kotak-kotak yang panjang dan lebarnya sama diatas kertas untuk menulis huruf-huruf namanya agar seimbang besarnya. Setelah itu digunting sebagai pola menggunting flanelnya.

Setelah itu Sonia memilih sendiri warna flanel yang akan dia pakai. Dia memilih warna pelangi. Setelah saya potong kainnya dia mulai menjahit dengan gembira. Dia pula yang memasukkan dakronnya. Saya hanya memperbaiki sedikit-sedikit, jahitannya yang belum rapi pun saya biarkan. Agar dia tahu proses belajarnya.

Setelah itu saya yang memasang tali dan mengikatnya di tempelan. Inilah hasil karya Sonia! ❀️

-Mama

0

HUT ke-7

Selamat ulang tahun, Sonia…
Genap 7 tahun usiamu.
Kamu setuju setelah ulang tahun ini akan mulai belajar Iqra’ dan mulai tidur sama Kakak. Jadi nggak lagi tidur sama mama. Wow, benar-benar sudah jadi anak besar dia!

Hebatnya, Sonia langsung menepati janjinya. Tanpa banyak drama dia langsung bisa tidur sama kakak. Padahal, sebelum waktu ini tiba, Sonia kalau tidur pokoknya harus nempel mama πŸ˜„

Satu lagi, sebelumnya Sonia hanya diminta ada di ruang yang sama ketika kami tengah sholat. Harapan kami selain terbiasa dengan waktu sholat dia juga bisa mendengar doa-doa yg kami panjatkan bersama.

Setelah ulang tahun, waktunya dalam setahun kedepan Sonia mulai ikut sholat berjamaah bersama ayah, mama dan kakak. Kecuali dia sedang tidur. Kami juga masih memberi kelonggaran dengan tidak mengharuskan dia wudhu.

Tahapan yang sama kami terapkan pada kakaknya dulu, Alhamdulillah di usia 10th si kakak nggak ada sulit2nya ketika waktu sholat tiba. Subuh pun nggak susah membangunkannya. Kadang kami baru buka pintunya sudah langsung bangun anaknya.

Selamat jadi anak besar yang baik Sonia! Semoga Allah senantiasa merahmatimu, menjagamu siang dan malam. Aamiiin YRA

-Mama

0

Menggambar Tandem Bareng Ilustrator Buku Anak Indonesia

Kebetulan salah satu pengajar student club di PKBM tempat Sonia bernaung adalah seorang ilustrator dan penulis cerita anak ibu Ratna Halim. Karya-karya beliau bisa dilihat disini http://drawingofmind.blogspot.com

Ceritanya bu Ratna memberi tugas anak-anak untuk melanjutkan menggambar dari 3 buah gambar yang telah Beliau buat terlebih dahulu. Setelah itu, anak-anak diminta menceritakan isi gambarnya dimulai dari gambar bu Ratna yang belum ada ceritanya juga. Cerita kali ini berjudul “Petualangan Lima Ekor Ikan”.

Dibawah ini adalah gambar-gambar Sonia untuk melanjutkan 3 gambar awal karya bu Ratna:

Setelah selesai menggambar, Sonia mendikte cerita yang ingin disampaikannya. Kemudian Mama yang menuliskan. Begini cerita Sonia:

Gbr 1 (gbr bu Ratna)
Ada seekor capung yang hinggap di daun
Gbr 2 (gbr bu Ratna)
Lalu capungnya terlalu berat untuk ranting itu. Jadi ranting itu masuk ke air.
Gbr 3 (gbr bu Ratna)
Lalu 5 ekor ikan itu menggigit daun-daunnya. Lalu ikan-ikan itu terlempar ke laut.
Gbr 4 (mulai Sonia yg menggambar, lihat gambar-gambar di atas ya..)
Lalu mereka jatuh ke laut.
Gbr 5
Lalu ke empat ikan itu bersenang-senang kecuali si ikan biru. Karena dia kesal terlempar ke laut dan rindu rumahnya.
Gbr 6
Lalu mereka pergi ke sebuah gua yang sangat gelap.
Gbr 7
Ternyata di dalam gua itu ada dua ekor hiu yang sangat kelaparan. Lalu 5 ekor ikan itu berenang sangat cepat karena di kejar hiu.
Gbr 8
Lalu 5 ekor ikan itu masuk ke gua yang lebih kecil agar hiu-hiu itu tidak bisa masuk kesana. lalu si ikan pink bilang ke teman-temannya bahwa ada lubang di bawah mereka. Lalu mereka melihat lubang itu.
Gbr 9
Lalu mereka masuk ke dalam lubang itu. Si ikan biru berkata:”Hmmm, mungkin lubang ini bisa kita jadikan rumah.” “Aku setuju!” Kata si ikan orange.
Gbr 10
Yeay!! Lalu kelima ekor ikan itu mulai membuat rumah di dalam lubang itu. Selesai.

Menurut bu Ratna, beliau paling suka gambar Sonia yang no. 2 (atau cerita no.5), ikan birunya lucu katanya ?
Kalau kami paling suka gambar no. 4 (atau cerita no.7), ekspresi mata ketiga ikan yg dikejar hiu lucu banget. Apalagi tampang hiu-hiunya yang tengil abis hahaha.

Setelah Sonia menyetorkan karya beserta ceritanya, kemudian bu Ratna mengolahnya. Sekarang Alhamdulillah karya tandem bu Ratna dan Sonia sudah bisa dilihat di website serusetiapsaat.com lhoo… Kalian boleh mendownload atau membagikannya ke teman-teman yang lain. Ohiya, disitu selain Sonia juga ada satu teman lain yang bernama Insia yang karyanya juga masuk.

Alhamdulillah…Sonia beruntung bisa ikut kelas ilustrasi bersama bu Ratna. Ilmu menggambarnya makin bertambah. Terimakasih ibu Ratna…

~Mama

0

Karena Corona Aku Membikin (Gambar) Ini

Gambar di atas adalah hasil Sonia mengerjakan tugas di kelas online belajar menggambar bersama kak Kli. Dua kali pertemuan temanya seputar Corona. Tugas pertama menggambar apa saja yang berhubungan dengan pandemi ini, hasilnya Sonia menggambar ilustrasi di atas. Sonia mendapat komentar dan beberapa masukan dari kak Kli:

“Wah, ide dan ilustrasi yang kerennn…
coba finishingnya lebih rapi lagi…pasti akan kuerenn poll…? ?”

Sonia paling males buat ngrapiin gambar. Alasannya capek. Anak ini modelnya kalau gambar srat sret srat set, diwarnain urekurek, dah. Selesai ? Jadi kak Kli memberi tips:

“Caranya bisa dibuat jangan langsung selesai, bisa perkotak itu, atau kalau tidak kertasnya ukuran separoh hvs, jadi terlihat padat..?” begitu saran kak Kli buat Sonia.

Tugas yang kedua adalah menggambar yang berhubungan dengan aktivitas masing-masing ketika di rumah saja #stayathome selama pandemi covid-19 ini.

5 Mei 2020 ~ Salah satu aktivitas di rumah saja #stay@home: menanam

Sonia memutuskan menggambar anak yang sedang menanam. Heran juga kenapa dia memutuskan menggambar itu, padahal baru sekali dia mau saya ajak nanem benih sayuran. Tapi memang seru banget dan dia senang waktu saya ajak nanem, karena kakaknya juga bergabung.

20 April 2020 ~ Menanam benih-benih sayuran
Sonia sedang mengikuti kelas online menggambar bareng kak Kli
yang di selenggarakan oleh PKBM Piwulang Becik

~Mama

0

Puasa Pertama Ramadhan 2020

Puasa memang sejak tanggal 24 April lalu, tapi Sonia (6th 10bln) baru memulainya kemarin 29 April. Kenapa? Karena kakaknya belum mulai puasa juga. Masih libur. Jadi kami minta dia ikutan makan sahur bareng kakaknya saja nanti. Karena nggak tahan pengen ikut puasa, jadinya Sonia maksa ikut sahur. Sebelum tidur mamanya disuruh janji harus bangunin dia pas sahur hahaha.

Sejak kakaknya kecil dulu, kami memang melatih mereka puasa karena keinginan mereka sendiri. Dan itu datang dari hati. Melakukannya pun semampunya mereka. Jadi tak harus dia sahur sebelum adzan subuh, semampu dia bangun pagi saja. Disamping itu, karena anak-anak kami semua perempuan, kami juga membebaskan mereka tidak puasa ketika mamanya sedang libur puasa. Sehingga dia akan suka cita untuk berpuasa. Bukan terpaksa.

Alarm sahur bunyi. Segera saya matikan biar Sonia nggak terusik. Saking gemesnya saya cium pipi anak yang masih merem itu. Eh, dia langsung melek dan senyum hahaha..ya sudah, walau kakaknya belum mulai puasa akhirnya dia ikutan sahur dan puasa hari ini.

Kali ini Sonia sahur dengan sayur kunci bayem dan wortel dengan lauk bandeng presto goreng. Alhamdulillah lahab makannya. Tapi tetep saja makannya lambat. Jadinya dia baru selesai makan sahur setelah adzan subuh lewat. Bagi kami tak apa, toh dia masih tahap belajar dan belum wajib.

Setelah sholat subuh berjamaah, Sonia nggak mau tidur lagi. Akhirnya sekitar jam 7 pagi dia mulai menyerah pada kantuk dan jam 9:15 dia bangun. Dia pun tak sengaja melihat kakaknya yang asyik nyemil sebelum kakaknya sadar adiknya lagi puasa. Tapi Sonia nggak tergoda. Cuek aja dia. Kakaknya yang buru-buru ke kamar makan di dalam πŸ™‚

Hari itu mamanya ingin masak spesial buat Sonia yang mulai puasa. Saya kira dia akan berbuka waktu dhuhur, jadi saya memasak lebih awal. Nyoto! Kebetulan kemarin beli ayam kampung online. Waktu yang tepat untuk mengeksekusinya.

Menjelang dhuhur aroma soto mulai menyeruak. Saya tanyain Sonia: kamu bau soto jadi laper nggak dek?
Nggak i, ma. Padahal kalau aku nggak puasa kalau bau makanan pasti langsung lapar. Jawab Sonia.
Widihhh keren banget! Kamu tau nggak, dek, kok bisa begitu?
Enggak.
Itu karena Sonia sudah niat Lillahita’ala buat puasa. Jadi kalo sudah niat maka otak kita menghasilkan suatu zat kimia dan mengirimkan sinyal “nggak lapar bau makanan” ke perut. Hebat kan?
Sonia pun terwow gitu hehehe

Adzan dhuhur sudah lewat. Tapi katanya dia masih enggan buka puasa. Lalu Sonia bilang: Mah, kalau nanti adzan ashar aku minum saja tapi makannya nanti nunggu (maghrib) bareng mama gitu boleh nggak?
Saya jawab: Lhoh, puasa itu nggak gitu dek, kalau ashar Sonia mau minum ya makan aja sekalian. Atau mau kayak mama dan ayah langsung sampai maghrib makan minumnya.

Sebelum ashar Sonia ikut Ayah pergi ambil pesanan kering kentang, ke ATM sama beli titipan mamanya. Jadi pas adzan ashar dia nggak di Rumah. Pulang-pulang sudah setengah 4, padahal jam 4 dia ada kelas online menggambar bareng kak Kli. Akhirnya dia buru-buru mandi dan bersiap di depan hp. Lupa deh sama buka pas ashar.

Kelas onlinenya selesai jam 5 sore. Lalu dia ke meja makan. Katanya sekarang baru berasa lapar banget. Dan dia berusaha menahannya sampai 30 menit ke depan. Sambil menunggu dia minta youtube-an. Dia merasa waktu berjalan sangat lambat. Dikit-dikit bilang: masih 20 menit lagi. Masih 15 menit lagi. Masih 10 menit lagi. Masih 5 menit lagi. Hahaha… Dan akhirnya adzan berkumandang, dia minta minum air putih dulu baru minuman pesanannya: cincau+blewah+gula aren tanpa es. Ya, kami melarang meminum es kalau buka puasa.

Alhamdulillah…akhirnya Sonia sukses puasa full di hari pertamanya. Anak ini semangatnya memang luar biasa. Ohya seharian Sonia absen sholat Ashar dan Maghrib karena capek katanya. Tapi dia ikut Isya dan taraweh berjamaah sekeluarga. Selamat ya Sonia… kamu memang keren! Tampak pula rasa bangga dan puas akan keberhasilannya hari ini. Muach!!

~Mama

Video
0

Busy Book Rumah Kertas

Busy Book Rumah Kertas

Halo ini busy book rumah kertas buatanku. Bahannya kertas, aku gambar, lalu dilem. Bikinnya hampir seharian loh. Isi rumahnya ada ruang tidur, dapur, kamar mandi, tempat cuci, dan jemuran. Aku senang main busy book karyaku sendiri.